Aku dan “Penunggu” Kampus

Aku dan “Penunggu” kampus ini

Kisah ini bermula saat aku dan temanku mengerjakan proyek otomasi di sebuah perpustakaan Pascasarjana di Jogjakarta. Tak ada yang aneh di minggu pertama aku kerja (soalnya jarang masuk, hehehe) tetapi di minggu kedua itulah, ada sesuatu yang rada ganjil…

Semua diawali ketika senin malam ada dua orang teknisi yang pada malam-malam sedang melakukan sharing jaringan di perpustakaan, ketika itu mereka dikejutkan dengan 3 buah buku tebal yang jatuh dengan sendirinya… setelah kami ireka ulang (sok2an) sepertinya tidak mungkin ketiga buku yang tebal dan lumayan besar itu dapat jatuh dengan sendirinya..

Pada malam berikutnya, yaitu hari selasa sekitar jam setengah 7 malam saat saya dan teman saya akan sholat magrib, beberapa langkah setelah masuk mushola, tiba2 di pintu ruang kuliah sebelah mushola, terdengar suara klek (tanda pintu dibuka atau ditutup) ,hiiiiiii kami berdua merasa kaget, tapi enjoy aja dan tetap melanjutkan sholat magrib kami …

setelah sholat selesai dan kami keluar mushola, tau2nya pintu yang  tadi telah terbuka separuh, kontan saja saya ketakutan…(maklum saya belum pernah mengalami kejadian ini…) kami berdua masih kepikiran hal tersebut, tapi kami tetap memutuskan untuk nglembur

Hari berikutnya tepatnya hari kamis atau malam jumat (ngaruh gak ya) pas magrib, kami berdua dikejutkan dengan pintu yang membuka menutup sendiri, secara nalar hal itu gak mungkin jika karena hembusan angin, karena itu ruangan kuliah tertutup, dan pintu terdengar menutup berulang kali,, sepertinya ada yang ingin mengganggu kami, hiiiiii… setelah kejadian tersebut, tanpa ba bi bu, kami langsung berkemas dan tancap gas gak jadi nglembur…

Hari berikutnya kami memutuskan untuk tidak melemburkan diri selama beberapa hari kedepan, dan sebelum magrib sudah harus pulang… tapi kata seseorang yang juga pegawai di kampus tersebut mengatakan bahwa, mereka tidak mengganggu, hanya ingin berkenalan dengan orang baru disitu …(hiiiii bulu kuduk merinding),,

Setelah beberapa hari kami tidak lembur, di hari terakhir kami kerja, kami mencoba untuk nglembur menylesaikan target kami, dan kami nglembur sampai jam 10 malam, dan Alhamdulillah sudah tidak diganggu lagi,

Itulah secuil kisahku tentang penunggu kampus, mungkin tidak seseram atau seekstrim yang pernah kalian rasakan, tapi ini pengalaman pertamaku, jadi walaupn tidak begitu seram, tapi kejadian ini sudah membuatku ketakutan… (atau emang akunya yang penakut ya)…hehehe

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s